23/01/2014

Update Longsor Sempadan Situ Bungur

Rekahan mulai terbentuk (dipotret pada Aksi Bersih Situ Bungur XV (12/1))

Rekahan pada Gambar 1 akhirnya longsor (dipotret pada Selasa (14/1))
Rabu (15/1), Ubai, salah satu anggota Forum Silaturrahmi UNC menyampaikan informasi longsor sempadan Situ Bungur kepada Lurah Pondok Ranji, Mukroni, SE, M.Si, dan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangerang Selatan, Aji Awan melalui media sosial facebook.com
Penyampaian informasi longsor melalui media sosial facebook.com
Pada Kamis (16/1), Lurah Pondok Ranji menyampaikan feedback melalui media sosial facebook.com  perihal telah disampaikannya surat mengenai kondisi Situ Bungur.
Feedback Lurah Pondok Ranji yang disampaikan melalui media sosial facebook.com
Pada Jumat (17/1), Kepala Bidang SDA, Dinas Bina Marga dan SDA Tangsel, menanyakan kepada Koordinator Forum Silaturrahmi UNC, Rojali, mengenai panjang sempadan Situ Bungur yang longsor. Panjang existing adalah 10 meter, dengan sempadan yang berpotensi longsor sepanjang 40-50 meter.

Rekahan kedua terbentuk 1 meter di sisi barat longsor pertama pada Gambar 2 (dipotret pada Senin (20/1))
Senin (21/1), menurut informasi yang disampaikan oleh sumber Forum Silaturrahmi UNC, Dinas Bina Marga dan SDA Tangsel meneruskan informasi longsor sempadan Situ Bungur kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane karena dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah pusat.

Bila mengutip apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Tangsel, Retno Prawati, pada Harian Pos Kota bahwa masalah normalisasi situ bukan wewenang Pemkot Tangsel tapi pemerintah pusat. “Yang jelas Pemkot Tangsel hanya mengusulkan dan mengawasi keberadaan situ tersebut,” tuturnya  yang menambahkan pengawasan dan pemeliharaan menjadi tanggung jawab Pemkot Tangsel tapi masalah penertiban dan normalisasi tentunya pemerintah pusat.

Maka yang menjadi pertanyaan kemudian adalah Apakah penanganan longsor sempadan Situ Bungur termasuk dalam pengawasan dan pemeliharaan, atau penertiban dan normalisasi?

Penanganan yang terus tertunda mengakibatkan longsoran semakin melebar. Seperti terlihat pada 2 gambar di bawah ini.
Rekahan kedua pada akhirnya longsor (dipotret pada Selasa (21/1))

Rekahan ketiga terbentuk di sisi timur longsor pertama (dipotret pada Selasa (21/1))







1 comment:

  1. Memang perlu ada penanganan segera itu bang, pengikisan perlahan tau" blesss aja... berabe.. hehe.. nice info bang...!!!

    ReplyDelete