12/09/2013

Satgas Pelestarian Kawasan Resapan Air di Ciputat Timur Dibentuk

Satuan tugas (satgas) Pelestarian Bendungan Gintung dan Situ Bungur yang terletak di Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, secara resmi telah dibentuk. Para petugas ini setelah dilantik akan ditugaskan menjaga dan merawat lahan kawasan. konservasi resapan air agar terus asri, sejuk, bersih, nyaman, aman serta bermanfaat bagi semua masyarakat umum. Kebijakan ini didasari oleh Keputusan Camat Ciputat Timur Nomor: 300/Kep.516-Ctm/2013 tentang Pembentukan Satgas Bendungan Gintung dan Situ Bungur Kecamatan Ciputat Timur - Kota Tangerang Selatan. Setelah rencana pembentukannya sempat dibahas dalam musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika).

Walikota Airin Rachmi Diany, saat sambutannya mengatakan, kondisi situ yang bersih bukan berarti telah terbebas dari tumpukan atau serakan sampah saja. Keberadaan sampah biasanya lebih mudah terlihat secara kasat mata dan realtif mudah ditanggulangi. Situ juga harus bersih dari sampah masyarakat berupa tindakan pelanggaran norma dan susila. Kenyamanan sebuah situ sangat berpotensi untuk tumbuhnya kegiatan asusila. Penangangan praktek asusila yang meresahkan masyarakat membutuhkan keseriusan dan jangka waktu tidak sebentar. “Situ bersih itu tidak hanya bersih dari sampah, tapi juga sampah masyarakat,” kata Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Bendungan Gintung, Selasa (10/9/2013).

Menurut Walikota Airin, upaya menjaga dan melestarikan situ-situ sebagai lahan resapan air bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja. Peran aktif semua elemen masyarakat juga sangat penting, supaya fungsi dan manfaat situ-situ bisa dirasakan warga secara maksimal. Khususnya guna mencegah banjir ketika musim hujan dan menyimpan air pada musim kemarau. Demi meminimalisir beragam bentuk tindak pelanggaran yang rentan dilakukan warga pengunjung di sekitar kawasan situ-situ.

Walikota Airin menambahkan, para Satgas yang mendapat jadwal jaga akan dibekali dengan sepeda. Pemberian armada inventaris pendukung ini diberikan untuk mempermudah mobilitas dan gerak satgas. Tak hanya itu, lampu penerangan jalan di sekitar kawasan Bendungan Gintung juga akan ditambah lagi. Sebab, kondisi yang gelap-gulita dapat memberi ruang bebas bagi warga pengunjung untuk melakukan tindak pelanggaran. Jumlahnya, Walikota Airin menyebutkan, pada APBD 2013 murni ini dipasang 30 titik tiang lampu dan APBD-Perubahan ditambah menjadi 20 titik tiang. “Karena jarak jogging track (arena pejalan kaki) mencapai 6 kilometer, jadinya Satgas berkeliling dengan sepeda agar bisa melaporkan dan memantau kondisi sekitarnya. Pemerintah bersama masyarakat insya Allah memiliki komitmen yang sama untuk menjaga dan merawat situ-situ,” terangnya.

Di tempat sama sebelumnya, Camat Ciputat Timur - Salman El Faris, mengatakan para Satgas ini antara lain memiliki tugas menjaga dan mengamankan wilayah situ dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Mengawasi wilayah situ dari tindak asusila dan kriminalitas. Memantau wilayah situ dari masyarakat umum yang melebihi batas waktu berkunjung yang ditentukan. Keempat, sambung Salman, Satgas bertugas menjaga dan mengamankan situ dari kerusakan akibat prilaku manusia baik secara disengaja ataupun tidak. "Terakhir, Satgas Pelestarian Situ wajib melaporkan hasil dari setiap tugas penjagaan dan pengamanan kepada Lurah, Camat, Kapolsek dan Danramil Ciputat secara rutin dan berkesinambungan," sambungnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) - Retno Prawati, mengatakan, kondisi kebersihan di semua situ-situ perlu mendapat perhatian serius. Rumput dan ilalang yang tumbuh tinggi di sekitar lahan konservasi dan resapan jadi bikin pemandangan tidak sedap. “Banyak rumput dan semak-semak, makanya kami bersihkan untuk memperindah dan tidak terkesan kumuh di sekeliling situ-situ," terang Retno kepada wartawan. Menurut Retno, kegiatan bersih-bersih di area tersebut merupakan inisiatif pihaknya. Bersama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPDP) terkait lainnya, pada hari Jum'at setiap pekannya akan dilakukan kegiatan bersih-bersih di sekitar kawasan situ.

Program ini menurutnya demi untuk menjaga ekosistem di kawasan konservasi dan resapan air. Meskipun soal pemeliharaan dan perawatan di kawasan Bendungan Gintung merupakan kewenangan pemerintah pusat di bawah naungan Balai Besar Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. "Selain itu demi menjaga drainase (saluran air) Bendungan Gintung agar tidak mampet. Apalagi saat ini mendekati musim penghujan,” terang Retno.(bpti-ts)

sumber: Portal Resmi Pemkot Tangerang Selatan

0 komentar:

Post a Comment