28/01/2012

Situ Parigi

Sejarah Situ
Awalnya pada zaman Belanda Situ Parigi merupakan legokan yang luas seperti lautan yang kemudian dibangun tanggul yang pengurukannya menggunakan tanah dari lahan sebelah Situ yang kemudian membentuk kali kearah Jl. BSD-Bintaro.
Dahulu Situ Parigi berfungsi sebagai irigasi untuk pengairan sawah sekitar Situ dan merupakan penyeimbang air untuk warga sekitar.
Kepercayaan warga sekitar, Situ Parigi memiliki penuggu berupa ular hitam yang terakhir memakan korban seorang pria. Warga mempercayai jika kita tidak mengganggu Situ khususnya ular itu maka ular tidak akan menggangu/memakan korban orang sekitar.
 
Letak dan Pemetaan
Situ Parigi terletak di  Kelurahan Parigi Lama, Kecamatan Pondok Aren, Kabupaten Tangerang. Situ Parigi telah memiliki garis padan berupa pavingblock yang dibangun tahun 2008 oleh Pekerjaan Umum.
Luas Situ pada mulainya 5,5 hektar namun akibat pembangunan di sekitar Situ, Situ mengalami penyempitan hingga akhirnya pada terakhir pengukuran hanya seluas 3,8 hektar. Kedalaman normal sekitar  3 meter dan pada kondisi kemarau ketinggian sekitar 0,5 meter.
Situ Parigi memilik 2 outlet menuju muara angke. Dan 1 inlet yang berasal dari Situ Ciledug.
Limbah rumah tangga yang menggelontor ke Situ Parigi yang terbesar berasal dari Perumahan Villa Bintaro dan Permata.
Disekitar  situ ada pemancingan, perumahan, dan sekolahan.
Sejak tahun 2008 situ Parigi telah mengalami rehabilitasi guna pemberdayaan lebih lanjut. Kemudian awal 2009 dilakukan pembersihan situ oleh PEMDA.
Saat ini situ Parigi belum ada penerangan.
 
Fungsi Situ Sekarang
Fungsi Situ sekarang jauh menurun karena sekarang Situ hanya digunakan sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga dan pelintasan air menuju muara, serta pengairan terhadap usaha pemancingan yang berada didekat tanggul.
 
Potensi dan Ancaman
Situ Parigi mengalami permasalahan khususnya banjir pada kawasan perumahan yang berdiri di pematang sawah. Potensi yang terdapat pada Situ yaitu dapat dimanfaatkan sebagai penyuplai air bagi warga sekitar.
 
Rencana Kebijakan
Setelah pembangunan jalan sebagai batas Situ, pemerintah belum memiliki rencana untuk perbaikan atau perawatan terhadap Situ. Pemerintah kurang perhatian terhadap Situ Parigi. Sehingga yang dilakukan pemerintah terhadap Situ Parigi ialah membuat paving block di sepanjang jalan utama Situ pada tahun 2008, hal ini dilakukan agar tidak terjadi penyempitan Situ. Setelah pembangunan jalan selesai ada program pembersihan Situ dari Pemda tahun 2009 dan tanpa ada pengawasan lebih lanjut dari pemerintah ataupun masyarakat. Sehingga pada saat kami melakukan investigasi kopdisi Situ sangat terpuruk dengan tumpukan sampah yang melalang di sudut-sudut Situ yang membuat bau tak sedap dan terhambatnya aliran air.
 
Narasumber       : Bapak Mursan
Jabatan               : Juru Bendung (Penjaga Pintu Air)
PENULIS           : Anggota muda kmplhk ranita uin jakarta  2008
 

0 komentar:

Post a Comment