28/01/2012

Situ Pamulang

Sejarah Situ 
Pada zaman dahulu sebelum zaman Belanda area yang menjadi Situ Pamulang saat ini merupakan areal persawahan. Dimana pada waktu itu persawahan menjadi sumber mata pencaharian masyarakat setempat. Seiring berjalannya waktu bersamaan dengan datangnya Belanda areal persawahan ini pun berubah. Belanda melakukan pembangunan-pembangunan, diantaranya membuat tanggul yang di atasnya akan dibuat jalan. Tanggul ini menyebabkan air menggenangi sawah lama-lama debit air semakin tinggi dan terbentuklah Situ.

Letak dan Pemetaan
Situ Pamulang terletak di antara Kecamatan Pamulang Barat, Pamulang Timur dan Ciputat Kabupaten Tangerang Selatan.

Pada mulanya Luas Situ Pamulang adalah 31 Ha, kemudian luas tersebut berkurang menjadi + 24 Ha. Penyempitan Situ ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu penimbunan yang dilakukan masyarakat di bantaran Situ. Kemudian masyarakat mendirikan bangunan di bantaran Situ tersebut.

Pada awalnya terdapat sumber air yang masuk ke Situ melalui sungai Cipayung, namun seiring berjalannya waktu aliran sungai pun menyempit dan tertutup. Sehingga sekarang Situ Pamulang tidak memiliki pintu masuk air, melainkan air yang bermuara ke Situ ini berasal dari perumahan sekitar dan air hujan.

Situ pamulang memiliki 2 pintu keluar, yaitu ke arah Kedaung dan ke arah Ciputat. Di sekitar Situ terdapat bangunan perumahan dan rumah semi permanent. Di Situnya sendiri terdapat keramba-keramba terapung.

Fungsi Situ
Pada awalnya Situ Pamulang berfungsi untuk pengairan sawah dan sumber air bagi warga. Sekarang fungsi tersebut beralih menjadi sumber mata pencaharian warga yang tinggal di bantaran Situ berupa peternakan ikan dan sebagai daerah resapan air.

Potensi dan Ancaman 
Situ Pamulang memiliki potensi sebagai tempat wisata karena Situ Pamulang memiliki lokasi yang strategis. Namun Situ Pamulang juga mempunyai ancaman, tetapi ancaman tersebut tidak terlalu rentan. Maksudnya Situ mempunyai presentasi yang kecil untuk terjadi banjir besar.

Pengelolaan dan Pemanfaatan
Situ Pamulang belum dikelola sepenuhnya oleh pemerintah setempat, akibat kurangnya perhatian pemerintah terhadap Situ tersebut, maka banyak masyarakat memanfaatkan Situ tersebut sebagai tempat pemeliharaan ikan mujair.

Rencana Kebijakan 
Menurut informasi yang diperoleh dari RT setempat, bahwa Situ Pamulang akan direnovasi menjadi tempat wisata sekaligus menjadi daerah resapan yang disekelilingnya akan dibuat ruang terbuka hijau.

Narasumber  : Bapak Muhayat
Jabatan          : Tokoh Masyarakat
Pekerjaan      : Pensiunan
Umur            : 90 tahun
penulis          : Anggota Muda KMPLHK Ranita UIN Jakarta 2008

sumber: Buletin Belantara

0 komentar:

Post a Comment