19/06/2011

Tidak Ada Situ di Tangsel Dijual

Walikota Tangsel tegaskan tak ada situ di wilayahnya yang dijual karena milik pemerintah dan untuk kepentingan masyarakat. Bangunan maupun tambak ikan air tawar yang ada di sejumlah situ harus dibersihkan.

“Tidak betul itu. Yang jelas keberadaan dan kondisi situ di seluruh wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) tetap menjadi resapan dan kantong air,” tegas Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Bidang Konservasi dan Sumber Daya Alam (SDA) setempat M. Isa dan Kabag Humas setempat Alpahnaja, Jumat (17/6).

Menurut dia, tidak dibenarkan di sekitar pinggir situ terlebih lahannya masih masuk dalam luas situ diperjualbelikan serta berdiri bangunan permanen. “Saya sudah minta seluruh lurah dan camat di Tangsel untuk mendata ulang keberadaan situ yang menyempit akibat bangunan maupun lainnya,” katanya.

Penegasan Airin Rachmi Diany berkaitan dengan adanya informasi serta laporan di sekitar Situ Sasak Tinggi, Pamulang terdapat plang yang terbuat dari kaleng bekas bertulisan tanah ini dijual seluas 3.200 M2 berikut nomor telpon yang bisa dihubungi penjual tersebut.

Keberadaan luas situ yang mencapai 25 Ha harus tetap dilestarikan serta dipertahankan, tuturnya tak ada yang bisa mengaku memiliki lahan itu karena 50 meter dari garis sepadan situ merupakan milik pemerintah. “Tolong papan seng itu dicopot dan selidiki pemiliknya,” imbuhnya ke Camat Pamulang Firdaus.

HARUS DIJAGA KELESTARIANNYA

Diakuinya, ada tujuh situ di Kota Tangsel yang harus dijaga kelestarian dan keberadaannya untuk kepentinan masyarakat banyak. Semua bentuk bangunan maupun keramba ikan air tawar yang ada di dalam situ harus ditertibkan dan dibersihkan guna mengembalikan fungsi situ tersebut.

Kepala Bidang Kon­servasi dan Sumber Daya Alam (SDA) BLH Kota Tangsel M. Isa mengatakan, akan menyelidiki pemilik lahan yang terpampang di plang tersebut karena lahan itu milik pemerintah bukan perorangan atau lainnya.

“Nanti kita akan telusuri siapa pemilik papan iklan yang menjual lahan tersebut,” tegasnya yang mengaku ada beberapa situ di Tangsel yang belakangan menyempit akibat pembangunan perumahan serta lainnya. (anton/B)

sumber: Poskota.co.id

0 komentar:

Post a Comment